Kamis, 28 Maret 2013

Pengolahan Susu Jagung

Jagung merupakan salah satu bahan makanan pokok yang memiliki kedudukan penting setelah beras bagi masyarakat Indonesia. Kandungan gizi penting pada jagung adalah karbohidrat dan lemak. Karbohidrat jagung terdiri dari pati, gula, serat kasar dan pentosan. Pati jagung terdiri dari amilosa dan amilopektin, sedangkan gulanya berupa sukrosa. Lemak jagung sebagian besar terdapat pada bagian lembaganya. Asam lemak penyusunnya terdiri dari asam lemak jenuh yang berupa palmitat dan stearat serta asam lemak tidak jenuh berupa oleat dan linoleat. Protein jagung mempunyai komposisi asam amino yang cukup baik, tetapi asam amino lisin dan triptofan terdapat dalam jumlah kecil



Tabel Komposisi nilai gizi jagung
β-karotin : 0.76 mg/100 g
Asam Jenuh : 1,61 mg/100 g
Asam lemak tidak jenuh : 5,05 mg/100 g
Protein : 9,01 mg/100 g
Amilosa : 34,55 mg/100 g
Amilopektin : 65,45 mg/100 g
Lisin : 0,20 mg/100 g
Triptofan: 0,04 mg/100 g

Jagung muda dapat dikonsumsi sebagai jagung rebus dan olahan kue basah, sedangkan jagung tua sebagian besar dimanfaatkan untuk bahan pakan ternak. Penganekaragaman produk olahan perlu dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani. Selain jagung rebus, kue basah, jagung dapat diolah menjadi susu jagung, bubur susu jagung, cornghurt, yogurt, corn flakes dan lain-lain. Susu nabati seperti susu jagung dibutuhkan terutama bagi orang yang alergi terhadap susu sapi. Sebagai minuman, susu jagung diharapkan dapat menyegarkan dan menyehatkan tubuh karena tidak mengandung kolesterol.
Susu jagung diperoleh dengan cara penggillingan biji jagung yang telah direbus dalam air. Hasil penggilingan disaring untuk memperoleh filtrat yang kemudian dipasteurisasi dan diberi flavor untuk meningkatkan rasanya. Kandungan ekstrak karbohidrat dalam susu jagung dipengaruhi oleh varietas jagung, jumlah air yang ditambahkan, jangka waktu dan kondisi penyimpanan, kehalusan gilingan, dan perlakuan panas. Kelebihan susu jagung dibandingkan dengan susu sapi atau kedelai adalah bahan bakunya mudah didapat dengan harga tidak terlalu tinggi. Jagung tidak mengandung lactate intolerance (yang membuat susu bau amis). Susu jagung mengandung serat lebih banyak, cocok buat mereka yang diet.

Proses Pengolahan Susu Jagung
Alat-alat:
1. Blender
2. Pisau
3. Baskom
4. Sendok pengaduk
5. Kain saring
6. Panci stainlees steel
7. Kompor
8. Termometer air raksa
9. botol kemasan/cup plastik

Bahan
Bahan bahan yang diperlukan untuk memproduksi susu jagung adalah:
1. Jagung muda pipil sudah direbus 1 kg
2. Gula pasir 400 gram
3. Air 3,5 liter (± 16 gelas)
4. Garam 10 gram (secukupnya)
5. Flavor yang disukai
6. Natrium benzoat 0,03 gram/kg bahan

Cara Pembuatan
1. Jagung muda disortasi terlebih dahulu supaya terhindar dari ulat serta tidak tua dan kering.
2. Jagung dikupas dan direbus sampai matang, kemudian dipipil.
3. Timbang jagung pipilan (1 kg).
4. Jagung pipil diblender menggunakan air kemudian disaring dengan kain saring.
5. Filtrat yang dihasilkan ditambahkan gula, garam, dan flavor yang disukai kemudian diaduk sampai homogen.
6. Panaskan filtrat pada suhu 70 -80o C selama 15 menit.
7. Kemas dalam botol kemasan plastik kaku dalam keadaan panas dan tutup sesegera mungkin untuk menghindari    kontaminasi mikroba.
8. Pasang label dengan memberi keterangan komposisi, volume, produksi, dan umur simpan.
9. Simpan pada suhu dingin (0-5ºC).
Untuk penyimpanan lebih lama, produk harus dikemas dalam botol kaca

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar